October 19, 2021 12:20 am

Bitcoin di Perkirakan Akan Kembali Naik, Dan Menjadi Kesempatan Emas Untuk Investasi

ukblack-links

Bitcoin di Perkirakan Akan Kembali Naik, Dan Menjadi Kesempatan Emas Untuk Investasi – Harga Bitcoin bisa saja sedang berjuang untuk kembali ke masa jayanya. Namun, ini dapat jadi kesempatan besar bagi investor yang tertarik untuk meraih cryptocurrency ini.

Bitcoin di Perkirakan Akan Kembali Naik, Dan Menjadi Kesempatan Emas Untuk Investasi

ukblack-links – Wahyu Laksono mengatakan bahwa tren negatif Bitcoin di masa lalu dipimpin oleh ketentuan yang lebih ketat yang memaksa China terhadap aset digital. Ini terhitung mengklarifikasi sentimen yang mirip di Amerika Serikat perihal kebijakan pengawasan yang dapat di tawarkan IRS.

Baca Juga : Saham Emiten Memiliki Rencana Untuk Meluncurkan Saham Terbaru

“Berita bahwa FBI sudah berhasil membayar duwit tebusan untuk persoalan Colonial Pipeline saat ini berdampak negatif terhadap Bitcoin,” jelasnya.

Wahu melanjutkan, investor mesti jelas lebih berasal dari sekali perihal pergerakan bitcoin. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa fluktuasi harga bitcoin yang penting bukanlah yang pertama kali terjadi.

Antara 2017 dan 2018, harga Bitcoin turun berasal dari $19.000 jadi $4.000. Tren penurunan harga Bitcoin saat ini menunjukkan gambaran yang mirip layaknya terhadap periode saat tersebut.

Menurutnya, kalau investor tidak dapat agresif bermanuver di pasar, lebih baik memelihara modalnya. Investor dapat pilih stop loss atau exit level yang tepat sebelum saat menghasilkan kerugian yang signifikan. Investor terhitung dapat melanjutkan penurunan, tapi bersama risiko margin yang lebih rendah, ”katanya.

Dia mengatakan target harga Bitcoin saat ini bisa saja lebih rendah sesudah raih level tertinggi terhadap bulan April. Jika Bitcoin menembus level $40.000 lagi, pergerakan bullish berasal dari aset ini dapat berlanjut.

Sebaliknya, kalau tidak kembali ke level ini, bisa saja pelemahan lebih lanjut lebih bisa saja terjadi. Wahu memprediksi harga Bitcoin dapat jatuh kembali ke kisaran $10.000 hingga $12.000 kalau gagal melampaui $40.000.

Lebih lanjut Wahu mengatakan bahwa penurunan harga bitcoin saat ini dapat dijadikan sebagai titik awal bagi investor untuk berinvestasi terhadap aset ini.

Namun, dia mengingatkan investor bahwa mereka amat jelas risiko yang terkait bersama instrumen ini. Pasalnya, keadaan pasar dan risiko cryptocurrency bersama model aset lain amat berbeda.

Wahu melanjutkan, profil investor Indonesia yang masuk ke Bitcoin tidak mencerminkan pemahaman yang komprehensif perihal jenis-jenis cryptocurrency. Investor di Indonesia cenderung membiarkan tren untuk membiarkan risiko yang bisa saja muncul, katanya.

Menurut Wahue, di masa depan, popularitas cryptocurrency bisa saja jadi lebih relevan daripada pertumbuhan teknologi international yang tidak dapat dilawan. Dia mengatakan dampak cryptocurrency mampir berasal dari penurunan aset lama layaknya emas atau dolar AS.

Ini dapat menambah legitimasi cryptocurrency sebagai pilihan investor untuk diversifikasi. Untuk itu, Wahyu mengingatkan investor yang tertarik pakai alat ini untuk pilih saat yang tepat untuk terjun ke aset kripto.

Wahu mengatakan bahwa taktik aset kripto yang lazim adalah dolar AS. Fiat dolar AS dapat tetap terdepresiasi dan butuh aset lindung nilai atau alternatif. Saat ini, cryptocurrency terhitung perlahan merubah posisi emas, yang dulunya merupakan bahan pokok utama. Risiko hanya soal kapan saat dan modal akan terbuka,” lanjutnya.

Namun, Wahyu mengingatkan investor untuk pakai cryptocurrency hanya sebagai alat untuk mendiversifikasi aset. Jika investor amat terkait terhadap cryptoassets sebagai kendaraan utamanya, potensi untuk kurangi capital gain dapat lebih tinggi, katanya. Ini gara-gara volatilitas pasar crypto amat tinggi dibandingkan bersama kelas aset lain layaknya obligasi.